BATU BARA zabara.id, Gerakan Pemuda Batu Bara Bersih (GPBB) kabupaten Batu Bara mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) memeriksa Bendahara Dinas Perpustakaan dan Arsip Batu Bara yang diduga bermain dan monopoli sejumlah proyek Pemkab Batu Bara. Hal ini dikatakan Ketua GPBB Batu Bara melalui Sekretaris Edisah Putra, SH melalui whatsapp, Kamis (02/05/2024).
Dugaan itu dikatakannya terkait monopoli proyek di Dinas tersebut melalui pemilik perusahaan CV. AJ yang merupakan adik kandung Bendahara, ujarnya.
Terkait informasi tersebut dikonfirmasi wartawan, Kadis Perpus Elpandi, S.Ag hingga saat ini belum bersedia memberikan klarifikasi terhadap berita tersebut yang terbitkan salah satu di media online di Batu Bara.
Dari informasi diketahui beredar bahwa pemilik dari CV“AJ”adalah kerabat dari Pejabat Dinas Perpustakaan itu sendiri bahkan adik kandung sebagai Bendahara Dinas tersebut. Dikabarkan monopoli kegiatan sejumlah pengadaan pada dinas Perpustakaan dimulai pada tahun 2022 hingga tahun 2023.
Diduga kegiatan pengadaan boneka tangan senilai Rp234.278.682,00 yang di menangkan oleh CV AJ belum bersedia memberikan penjelasan hingga berita ini ditayangkan.
Sesuai Peraturan Bupati (Perbup) Batu Bara Nomor 34 tahun 2023 tentang rincian tugas dan fungsi organisasi Dinas Perpustakaan Kabupaten Batu Bara pada bagian ketiga yakni Bidang Perpustakaan tertuang pada Pasal 7 (red).
Sebelumnya diketahui sejumlah kegiatan pengadaan yang di monopoli Kadis Perpustakaan Elpandi, S.Ag pada tahun 2022 bekerjasama dengan CV AJ sebesar Rp285.060.278,00 dari 3 item yang diketahui, sedangkan kegiatan pengadaan tahun 2023 sebesar Rp1.072.472.621,00 dari 6 item yang diketahui.
Diinformasikan salah satu media online, Kadis Bendahara Perpustakaan VG adalah kakak kandung Pemilik CV AJ dan tempat tinggal satu Komplek Perumahan disekitar Kecamatan Talawi, (Ros).










